Asma adalah penyakit pernapasan yang menyebabkan penderita menjadi sulit bernapas karena adanya peradangan dan penyempitan saluran pernapasan. Penyakit ini dapat kambuh sewaktu-waktu dan perlu segera ditangani dengan cara mengatasi asma yang benar.
Jika Anda memiliki riwayat penyakit ini, atau memiliki kerabat yang mengidap asma, sebaiknya Anda memahami dan memperhatikan gejala, penyebab, hingga pertolongan pertama yang perlu dilakukan jika kambuh.
Gejala Asma
Berikut gejala atau ciri-ciri asma yang kambuh:
- Napas sesak dan pendek
- Dada terasa berat dan sesak
- Badan terasa lemas secara mendadak
- Batuk parah
- Sulit berbicara karena kesulitan bernapas
- Napas berbunyi atau mengi
- Jika bertambah parah, maka tubuh dapat menjadi pucat dan membiru karena kekurangan oksigen.
Segera lakukan cara mengatasi asma jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami gejala di atas.
Cara Mengatasi Asma Kambuh dengan Cepat dan Tepat
Untuk mengatasi asma, berikut pertolongan pertama yang dapat lakukan :
1. Posisi Duduk Tegak
Sering kali gejala asma muncul secara mendadak karena dapat terjadi dimanapun dan kapanpun. Jika gejala muncul ketika sedang beraktivitas, segera hentikan aktivitas dan cobalah untuk duduk dengan tegak.
Duduk dengan tegak dapat membuat saluran pernapasan lebih lancar sehingga tubuh dapat bernapas dengan baik dan lega.
Sebaliknya, hindari duduk dalam posisi membungkuk atau bahkan berbaring. Posisi ini dapat menghambat saluran pernapasan, sehingga membuat lebih sulit untuk bernapas.
Selain itu, longgarkan juga pakaian yang ketat agar dapat bernapas dengan lebih mudah.
2. Tarik Napas Dalam dan Panjang
Langkah berikutnya yang bisa dilakukan adalah dengan menarik napas dalam dan panjang.
Saat gejala asma menyerang, kadar oksigen dan karbondioksida di dalam aliran darah terganggu. Hal ini mengakibatkan aliran darah ke otak menjadi terganggu.
Jika tidak segera diatasi, maka kesadaran dapat menurun karena kurangnya oksigen di otak.
3. Gunakan Inhaler untuk Membantu Meredakan Gejala
Jika Anda tetap merasa sesak setelah melakukan napas dalam dan panjang, Anda bisa menggunakan inhaler.
Inhaler adalah obat semprot untuk mengobati asma yang berbentuk tabung gas kecil yang dimasukkan ke alat penyemprot kecil. Obat ini sangat efektif untuk meredakan serangan asma.
Berikut cara menggunakan inhaler yang tepat:
- Atur posisi tubuh agar tegak, baik saat berdiri atau duduk
- Buka tutup inhaler dan kocok selama 5 detik
- Atur posisi kepala sedikit miring ke belakang
- Tarik napas panjang dan hembuskan perlahan
- Masukkan inhaler ke dalam mulut di antara gigi dan tutup mulut dengan rapat
- Tarik napas perlahan dan sedalam mungkin, sambil menekan inhaler 1 kali agar menyemprotkan obat.
- Lalu tahan napas selama 10 detik agar obat masuk ke paru-paru
- Berikan jeda satu menit terlebih dahulu sebelum menggunakan inhaler lagi.
- Jika gejala tidak mereda, inhaler bisa digunakan lagi hingga 4 kali.
- Jika setelah 4 kali masih belum ada kemajuan, inhaler bisa digunakan lagi namun dengan jeda 4 menit sambil menunggu bantuan medis datang.
Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan inhaler adalah jangan gunakan inhaler milik orang lain. Gunakan inhaler milik sendiri atau yang ada di kotak P3K.
4. Tetap Tenang
Gejala yang datang secara mendadak umumnya membuat orang panik, terlebih jika tidak bisa menemukan obatnya. Namun usahakan untuk tetap tenang.
Agar bisa lebih tenang, coba untuk mengatur napas lebih perlahan dan menenangkan pikiran. Napas yang cepat dan terburu-buru dapat membuat diri semakin panik. Kepanikan malah membuat napas menjadi semakin cepat dan semakin sesak.
5. Cari Tahu Penyebab Asma dan Hindari
Asma disebabkan oleh faktor pencetus yang berbeda-beda jenis dan tingkat sensitivitasnya. Menghindari faktor pencetus dengan segera adalah hal yang penting dilakukan agar gejala tidak bertambah parah.
Berikut beberapa faktor pemicu asma yang perlu segera dihindari:
- Udara yang kotor karena terpapar debu, asap rokok, asap, dan polutan lainnya
- Alergen atau benda penyebab alergi, seperti debu, bulu hewan, serbuk sari, jamur dan sebagainya
- Kondisi udara yang tercemar oleh zat kimia dengan bau menyengat
- Udara dingin.
Selain hal-hal di atas, asma duga bisa disebabkan oleh aktivitas yang berlebihan, kondisi emosi stres, hingga konsumsi obat-obatan tertentu.
6. Cari Pertolongan Medis atau Panggil Ambulans

Jika gejala asma bertambah parah bahkan setelah beristirahat dan melakukan cara mengatasi asma di atas, maka segera panggil pertolongan medis atau ambulans. Terlebih jika asma kambuh disaat tidak ada inhaler.
Pertolongan medis dibutuhkan segera pada penderita yang gejala asmanya tidak kunjung membaik, kulit tampak pucat, jari dan bibir membiru, serta tidak bisa berbicara.
Jangan ragu untuk memanggil bantuan medis atau ambulans jika kondisi asma semakin parah.
Segera hubungi ER Indonesia jika Anda membutuhkan evakuasi medis darurat atau panggil ambulans!
Cara Mencegah Serangan Asma yang Kambuh Tiba-tiba
Kambuhnya asma dapat disebabkan oleh banyak faktor. Hal ini membuat pencegahan sulit untuk dilakukan. Meski demikian, bukan berarti tidak ada hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kambuhnya penyakit ini.
Berikut beberapa cara yang dapat membantu mencegah kambuhnya asma:
- Mengikuti anjuran dokter dalam pengobatan asma, termasuk rutin mengkonsumsi obat asma sesuai petunjuk
- Mendapatkan vaksin pneumonia dan flu secara teratur
- Mencari tahu faktor pemicu dan menghindarinya sebisa mungkin
- Menjalani pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan yang bergizi seimbang, rutin berolahraga, dan tidak merokok
- Menjaga berat badan ideal dan menghindari obesitas
- Menjaga emosi agar terhindar dari stres.
Segera Lakukan Cara Mengatasi Asma Sedini Mungkin
Cara-cara tersebut dapat mengurangi kemungkinan kambuhnya asma secara tiba-tiba. Namun, Anda tetap harus waspada dengan gejala awal asma, seperti sesak napas, batuk, dan mengi.
Segera lakukan tindakan penanganan sejak Anda merasakan gejala awal asma.
Selain itu, ada baiknya Anda menyimpan kontak penyedia pertolongan medis darurat di ponsel Anda untuk berjaga-jaga jika mengalami kondisi asma yang tidak kunjung membaik.
Emergency Response Indonesia merupakan penyedia layanan evakuasi dan pertolongan medis yang siap menangani kondisi gawat darurat dimanapun dan kapanpun selama 24/7.
Segera hubungi ER Indonesia atau kunjungi halaman layanan evakuasi medis untuk informasi lebih lanjut.












